Keren Nih Mengolah limbah Jadi Rupiah

Memasuki Desa Wenengpaten Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, kita akan bertemu tumpukan besi-besi yang dipotong sama panjang. Ya, desa ini memang mengolah besi menjadi barang lebih bernilai. Desa Wenengpaten memiliki keunikan dari sisi UMKM warganya, bagaimana tidak. Desa yang mayoritas penduduknya petani dan buruh industri ini memiliki salah satu warga yang terampil dalam membuat hanger baju. Hanger atau gantungan baju yang diproduksi di Desa ini merupakan bentuk pemanfaatan limbah industri yang berada di sekitar Kecamatan Gampeng hingga Papar.

Rowi, 37, pemilik dari usaha produksi hanger Desa Wenengpaten menjelaskan bila ia sudah lama menggeluti bisnis hanger dengan bahan dasar besi ini. “Ini tahun ke 10 saya usaha mandiri hanger besi mbak,” jelasnya. Ia menjelaskan bila usaha hanger dilatar belakangi oleh riwayatnya yang pernah ikut perusahaan pembuatan hanger besi . Dari segi bahan bakunya Rowi juga mengaku bila ia tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya, pasalnya ia bekerja sama dengan perusahaan- perusahaan besar yang terletak disepanjang Jalan Kediri-Kertosono.

Simak juga nih yang pengen punya ikan hias Jenis Ikan Hias Air Tawar

“Biasanya kawat yang dibuat ngikat kertasnya rokok dipabrik itu saya yang ambil mbak, saya jadikan bahan baku untuk usaha saya,” terang ayah 2 anak ini sambil menekuk besi-besinya.Ia juga belum berniat untuk menekuni usaha lain, dari usaha inilah ia mampu menghidupi keluarga dan mensejahterakan karyawannya. Tidak hanya hal tersebut, Rowi dan 6 karyawannya yang mayoritas warga Desa Wenengpaten ingin mengurangi dampak limbah besi serta merubahnya menjadi memiliki nilai jual.

Bunasir sebagai kepala desa Wenengpaten mendukung penuh adanya kegiatan produksi hanger didesanya. “Hanger itu simple mbak, tapi dia itu alat rumah tangga. Jadi pasti laku dan membantu perekonomian sebagian warga saya,” terangnya sambil tersenyum. Ia juga menjelaskan kepuasannya terhadap apa yang dilakukan Rowiyang mampuy memasarkan produknya sampai ke wilayah Lamongan. (c2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *